Tanpa Disadari, 9 Kebiasaan Yang Sepele Namun Buat Baterai Laptop Cepat Rusak

Image result for laptop rusak

Baterai seakan menjadi “nyawa” bagi perangkat elektronik, tak terkecuali bagi laptop. Tanpa adanya baterai atau kondisi baterai yang rusak, tentu saja arus listrik tidak dapat mengalir ke laptop sehingga laptop tidak dapat menyala. Hanya saja sayangnya, semakin sering digunakan kebanyakan orang tak sadar dengan kebiasaan yang dilakukannya yang dapat membuat baterai menjadi rusak. Bahkan kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya sepele juga dapat mempengaruhi usia baterai laptop anda. Sehingga jika anda ingin baterai laptop tetap awet dan tahan lama, maka hindari 9 kebiasaan ini.

  1. Sembarangan Mengisi Daya Laptop

Maksud dari sembarangan saat mengisi daya laptop disini adalah kebiasaan mencharge laptop anda pada voltage atau tegangan yang kurang pas. Jika anda mengecas latop anda di tegangan listrik yang terlalu tinggi, maka bisa menyebabkan baterai menjadi cepat rusak. Tegangan listrik yang terlalu tinggi bisa menyebabkan adaptor dan laptop anda menjadi cepat rusak. Selain itu, proses pengisian daya baterai juga akan lebih lama. Seolah-olah baterai terisi penuh, padahal sebenarnya tidak.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Samsung Note 8

 

  1. Mengisi Ulang Ketika Baterai Belum Habis

Tak jarang pengguna laptop sering kali mengisi ulang daya baterai, padahal kondisi baterai masih cukup seperti 50%, 60% bahkan 90%. Kebiasaan ini bukanlah hal yang baik bahkan dapat merusak baterai laptop secara perlahan. Perlu anda ketahui, penurunan nilai baterai laptop berbanding lurus terhadap jumlah intensitas saat pengisian ulang. Kebanyakan jenis baterai laptop yang digunakan saat ini adalah Lithium ion yang mana hanya dapat mempertahankan kualitasnya pada 400-600 pengisian ulang. Saat melebihi kapasitas tersbeut, tak jarang akan terjadi penurunanpada kualitas dan daya tahan baterai.

 

  1. Menaruh Laptop Diatas Bahan Halus

Laptop memiliki sirkulais udara yang terletak di bagian bawah. Saat laptop beroperasi, maka laptop akan mengeluarkan udara panas yang sumbernya dari prosesor. Sementara itu, ketika anda menggunakan alas seperti kasur, bantal, sofa, yang memiliki kemampuan dalam menyerap panas. Maka bisa dibayangkan bagaimana suhu panas tersebut bersarang saat anda menaruh laptop di atas alas-alas yang berbahan lembut tersebut. Untuk itu lah, jika anda ingin agar baterai tetap bisa bertahan lama, maka perbaiki alas duduk dari laptop anda. Alas laptop yang bagus adalah yang memiliki peforma dalam membuang panas, bukannya menyerap panas. Ciri-ciri alas laptop terbaik adalah berbahan kasar dan kuat, semisal keramik, kayu, dan lainnya.

Baca juga: Serunya Utak-Atik Instagram Untuk Temukan Berbagai Fitur Yang Jarang Digunakan

 

  1. Mengisi Daya Sampai Semalaman

Kebiasaan mencharge laptop hingga ditinggal tidur atau semalaman bukanlah kebiasaan baik bagi laptop anda. mengapa? Pada saat ini anda membiarkan arus listrik terus menerus mengalir menuju laptop yang dapat menyebabkan overcharge. Sedikit informasi, laptop yang terus menerus diisi ulang bisa menyebabkan baterai bocor karena kelebihan muatan. Untuk itu, stop pengisian baterai saat kondisinya telah terisi penuh. Hindari tidur dalam kondisi laptop sedang charging.

 

  1. Main Laptop Sambil Dicharge

Tak sedikit orang yang sering bermain laptop dalam kondisi laptop yang sedang diisi ulang. Hal ini karena mereka tak ingin kerepotan saat baterai laptop habis. Jika anda salah satu orang yang sering melakukan hal tersebut, maka akan lebih baik jika anda menghentikan kebiasaan tersebut. Hal ini dapat memperpendek usia penggunaan baterai. Pada saat charging, apalagi sambil digunakan tentu menyebabkan temperature semakin meningkat yang pastinya membuat laptop cepat panas dan rusak. Lebih baik untuk mengisi baterai laptop saat kondisinya mati. Tak hanya dapat mempercepat pengisian, namun suhu lebih stabil dan mencegah terjadinya penurunan kualitas baterai.

 

  1. Menunda Pengisian Baterai Saat Kurang dari 20%

Kebiasaan sepele lainnya yang sering membuat kualitas baterai menjadi semakin menurun adalah saat anda sering menunda melakukan pengisian baterai padahal kondisi laptop sedang low battery atau di bawah 20%. Bahkan banyak pengguna yang baru akan mengisi baterai laptop saat kondisinya benar-benar 0%. Padahal dengan membiarkan daya baterai hingga menyentuh angka 20% bukanlah hal yang baik. Hal ini secara tidak langsung dapat memperpendek usia penggunaan baterai laptop anda. Jika anda mudah lupa, maka anda bisa mengatur pada Power Option sebagai salah satu solusi. Sehingga nantinya laptop bisa mati secara otomatis saat baterai laptop mencapai angka 20% atau tertentu.

 

  1. Membiarkan Charger Tetap Menancap Meski Baterai Laptop Sudah Penuh

Kebiasaan seperti ini meskipun terlihat sepele, namun bisa menyebabkan daya dan kualitas baterai perlahan menurun. Dampak yang akan anda dapatkan mungkin tidak terlihat dalam waktu dekat. Namun dengan menancapkan charger meskipun baterai sudah penuh akan membuat baterai yang sudah penuh akan terus menerus terisi. Hal ini menyebabkan daya baterai menjadi berlebihan, tidak sesuai dengan kuota yang sewajarnya. Jika kuota daya baterai berlebihan, maka akan menyebabkan baterai serta komponen hardware lainnya juga akan menjadi terpapar panas. Paparan panas yang berlebihan atau overheat. Kondisi ini yang akan menyebabkan peforma baterai menjadi berkurang serta memperpendek usia baterai. Secara tak langsung, kebiasaan ini tak hanya akan menyebabkan baterai rusak namun juga komponen lainnya dalam laptop anda.

 

  1. Mencabut Baterai Saat Digunakan

Selanjutnya, hindari kebiasaan tidak menggunakan baterai saat anda menggunakan laptop jika ingin usia baterai lebih tahan lama. Banyak orang yang berpikir ketika mencabut baterai saat laptop digunakan adalah langkah yang tepat. Namun kebiasaan seperti ini yang malah membuat baterai menjadi cepat rusak. Saat baterai laptop dicabut, maka sumber utamanya berasal dari colokan listrik langsung. bahanya, saat listrik mati maka secara otomatis akan membuat laptop tersebut juga akan mati. Hal ini akan menyebabkan resiko kerusakan pada hardisk maupun komponen hardware lainnya di dalam laptop.

 

  1. Menutup laptop Dalam Kondisi Hidup

Kebanyakan dari anda, mungkin akan memiliki kebiaaan seperti ini. Tanpa mengklik shut down, anda langsung menutup laptop anda dalam kondisi masih hidup. Jika sesekali mungkin tidak akan masalah, namun jika dijadikan sebagai kebiasaan tentu membuat laptop menjadi cepat rusak. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari kebiasaan menutup laptop jika kondisi masih hidup. Klik shut down, dan tunggu beberapa saat hingga suhu panas yang dihasilkan oleh laptop dapat tersalurkan dengan baik. Kemudian barulah anda bisa menutup laptop anda.

Nah itu tadi 9 kebiasaan yang perlu anda hindari saat menggunakan laptop agar usia pakai baterai laptop anda bisa lebih lama. Selain itu, perhatikan faktor-faktor lainnya seperti temperature saat charge, tutup aplikasi yang sedang tidak diperlukan, dan lainnya sehingga usia baterai anda bisa lebih awet hingga bertahun-tahun. Daripada membiarkan baterai anda menjadi rusak, maka anda bisa mencoba untuk mulai merawatnya dari sekarang. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

 

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *